PRODI MAGISTER ILMU SEJARAH

Kurikulum Program Studi Magister Ilmu Sejarah, SPS USU dirancang dalam 4 semester dengan beban minimum 40 satuan kredit semester (SKS) dan beban maksimal sebanyak 46 satuan kredit semester (SKS) dengan rincian Mata Kuliah Pilihan sebanyak 9 SKS. Adapun deskripsi dari masing masing mata kuliah yang ada dapat dilihat sebagai berikut:

1. Teori dan Metodologi Sejarah (MIS1611/3/1)
Mata kuliah ini membahas teori-teori dalam filsafat sejarah (kritis dan spekulatif), langkah-langkah penelitian serta pemikiran-pemikiran dalam metodologi dan pendekatan multidimensional.
2. Historiografi (MIS 1612/3/1)
Mata kuliah ini membahas mengenai perkembangan penulisan sejarah, baik penulisan sejarah secara umum (dunia), atau penulisan sejarah di Indonesia.
3. Geografi Sejarah (MIS 1613/2/1)
Mata kuliah ini membahas aspek geografi meliputi; demografi, bentang alam, dan sumber daya alam yang mempengaruhi sejarah peradaban-peradaban besar dunia.
4. Teori-teori Ilmu Sosial (MIS 1614/3/1)
Mata kuliah ini membahas berbagai teori ilmu sosial yang menjadi acuan bagi para peneliti untuk meneliti dan memahami berbagai gejala sosial yang terjadi di tengah masyarakat. Mata kuliah ini bertujuan untuk meningkatkan kepekaan dan kemampuan mahasiswa untuk menggunakan teori-teori ilmu sosial dalam melakukan penelitian.
5. Bahasa Sumber I (MIS 1615/2/1/2)
Mata kuliah ini membahas dan menterjemahkan sumber sejarah Indonesia, terutama sumber berbahasa Belanda yang berpedoman kepada tata bahasa yang benar.
6. Antropologi Politik (MIS 1617/2/2)
Mata kuliah ini membahas budaya politik masyarakat tradisional sampai masyarakat nodern antara lain meliputi pengertian antropologi politik, analisis politik, paradigma
struktural dan fungsionalisme.
7. Sejarah Politik (MIS 1618/3/2)
Mata kuliah ini membahas perkembangan dan dinamika politik dari masa kerajaan tradisional, kolonial sampai masa dekolonisasi.

8. Arkeologi Sejarah Islam
Mata kuliah ini membahas proses masuk dan perkembangan Islam melalui bukti-bukti arkeologi dan sejarah meliputi perkembangan Islam di jajirah Arab, Asia Tenggara dan Indonesia, hubungan islamisasi dengan pembentukan budaya, politik, ekonomi dan
sistem sosial di Indonesia

9 Etnisitas
Mata kuliah ini membahas pengertian, perkembangan dan tantangan etnisitas dan
nasionalisme
10 Sejarah Sosial Perkebunan
Mata Kuliah ini membahas Masyarakat Perkebunan yang berkaitan dengan ciri ciri hubungan kolonial dan masyarakat perkebunan hingga komposisi masyarakat perkebunan
11. Bahasa Sumber II
Mata kuliah ini membahas sumber sejarah periode kolonial Belanda dan
kemerdekaan dan menterjemahkannya dengan berpedoman kepada tata bahasa yang benar
12. Kearsipan
Mata kuliah ini membahas teks arsip kolonial Belanda yang meliputi jenis-jenis arsip, konsep arsip, pengelompokan arsip dan metode penterjemahannya secara integral dan kontekstual
13. Sejarah Pergerakan Islam
Mata kuliah ini membahas perkembangan pergerakan Islam di kawasan Timur Tengah dan Asia Tenggara yang meliputi politik pembangunan dunia Islam dan perkembangan demokrasi di negara-negara Islam.
14. Sejarah Politik Indonesia Modern (MIS 2625/3/3)
Mata kuliah ini membahas perkembangan dan dinamika politik dari masa dekolonisasi sampai masa reformasi.
15. Sejarah Sosial Perkotaan (MIS 2626/2/3
Mata kuliah ini membahas tentang aspek-aspek sejarah, sosiologis dan antroologis perkembangan kota-kota di Asia Tenggara, khususnya Indonesia.
16. Politik Identitas (MIS 2627/2/3)
Mata kuliah ini membahas perubahan identitas kelompok etnik dalam kaitannya dengan dinamika sosial politik dan kebijakan negara.
17. Kolokium (SPS 2701/1/4)
Kolokium bertujuan untuk membahas ide dan gagasan mahasiswa yang tertuang dalam proposal tesis dan menilai kelayakan proposal tesis mahasiswa
18. Seminar Hasil (SPS 2790/1/4)
Seminar ini bertujuan untuk membahas tentang hasil penelitian tesis yang telah dibuat mahasiswa. Dengan tujuan untuk mengetahui hasil penelitian tersebut apakah sesuai dengan rencana semula dan kemajuan penulisan tesis mahasiswa.
19. Tesis (SPS 2799/6/4)
Penulisan tesis ini bertujuan untuk membuktikan kemampuan mahasiswa dalam melakukan penelitian dan menuliskannya dalam bentuk historiografi berupa tesis Magister Sejarah.

Mahasiswa program studi magister sejarah diwajibkan untuk menyelesaikan mata kuliah yang ada sebagai prasyarat sebelum mengajukan proposal tesis dalam sidang kolokium. Di dalam penyampaian dan evaluasi terhadap masing-masing mata kuliah prodi memberi tanggung jawab penuh kepada para dosen pengampu/ pengajarnya. Bentuk evaluasi penilaian kelas biasanya dilakukan melalui ujian kelas, atau tugas paper yang diberikan oleh dosen pengampu mata kuliah.

Responsif terhadap Perubahan Zaman